Panduan Pembuatan Hak Tanggungan Elektronik

Hak Tanggungan Elektronik (HT-el) sesuai dengan Permen ATR/BPN Nomor 9 Tahun 2019 tentang Pelayanan Hak Tanggungan Terintegrasi secara Elektronik merupakan serangkaian proses pelayanan hak tanggungan dalam rangka pemeliharaan data pendaftaran tanah yang diselenggarakan melalui sistem elektronik yang terintegrasi. Alur Layanan Hak Tanggungan Elektronik secara singkat ditampilkan dalam bagan berikut ini

Pengecekan Sertipikat

Sebelum melakukan pembuatan Akta Hak Tanggungan, terlebih dahulu dilakukan pengecekan sertipikat oleh Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT). PPAT menyampaikan akta dan dokumen kelengkapan persyaratan melalui sistem elektronik mitra kerja yang terintegrasi dengan Sistem HT-el. Penyampaian dokumen dilengkapi dengan Surat Pernyataan mengenai pertanggungjawaban keabsahan dan kebenaran data Dokumen Elektronik yang diajukan. Seluruh dokumen kelengkapan persyaratan wajib disimpan oleh PPAT.

Pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan Online

Setelah dilakukan pengecekan sertipikat tahap selanjutnya adalah pembuatan Akta Pemberian Hak Tanggungan (APHT). Akta Pemberian Hak tanggungan adalah jaminan pelunasan hutang yang dibebankan pada suatu hak atas tanah, berikut atau tidak berikut benda-benda lain yang ada di atasnya yang merupakan satu kesatuan dengan tanah itu, untuk pelunasan utang tertentu yang memberikan kedudukan yang diutamakan kepada kreditur terhadap kreditur lainnya. Tahapan pembuatan akta pemberian Hak Tanggungan antara lain:

Login User PPAT

Akta pemberian hak tanggungan dilakukan dari aplikasi https://mitra.atrbpn.go.id/ oleh user yang terdaftar sebagai PPAT dan Jasa Keuangan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Input nama pengguna (PPAT);

  2. Input kata sandi;

  3. Ceklis I’m not robot;

  4. Klik masuk.

  5. Klik aplikasi “Aplikasi Mitra PPAT”

Pada menu ini user (PPAT) dapat memilih Layanan Pertanahan Elektronik yang akan di daftarkan. Jenis layanan pertanahan yang disediakan adalah Akta Jual Beli, Akta Tukar Menukar, Akta Hibah, Akta Pemasukan Modal ke Dalam Perusahaan, Akta Pembagian Hak Bersama, Akta Pemberian Hak Tanggungan, Akta Pemberian HGB/HP, SKMHT, Akta Cessie dan Akta Subrogasi. Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

User memilih menu Akta Pemberian Hak Tanggungan untuk membuat akta hak tanggungan yang akan didaftarkan oleh kreditur. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

  1. Klik Menu Akta;

  2. Klik Submenu “Akta Pemberian Hak Tanggungan”.

  1. Klik menu “Buat APHT Baru

  2. Klik Lanjutkan untuk mendapatkan Kode Akta untuk dilengkapi perihal melengkapi Syarat-syarat untuk pendaftaran berkas hak tanggungan.

Klik lengkpi akta pastikan kode akta sudah disimpan / diingat untuk dapat mempermudah pencarian apabila ingin melengkapi akta.

A. Form Akta

User melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi pada tahapan ini adalah: 1. Input Nomor akta yang tercantum pada APHT;

  1. Input Tanggal akta dibuat;

  2. Pilih Mata Uang yang akan tertera pada sertipikat HT;

  3. Input Nilai, pada inputan nilai dihitung dari total nilai hak tanggungan yang di ajukan oleh debitur. Bila yang di anggunkan lebih dari satu bidang/sertipikat dapat dilakukan dengan cara parsial/penuh perhitungan parsial dapat di jabarkan dalam tahap penginputan sertipkat (pada gambar 16) dengan jumlah total harus sama dengan nilai pada (A. Akta isian Nilai). bilamana HT penuh maka di masing masing hak tidak perlu di inputkan nilai parsialnya;

  4. Input Benda Lain (Pemberian hak tanggungan tersebut di atas meliputi bangunan dan segala sesuatu yang sekarang ada, tertanam, berdiri, termasuk tetapi tidak terbatas pada bangunan, hasil karya, tanaman, berdiri dan / atau diperoleh diatas maupun dibawah permukaan bidang - bidang tanah tersebut yang di anggap satu kesatuan);

  5. Klik simpan.

B. Form Pihak Pertama (Debitur)

Pada tampilan Pihak Pertama (Debitur)/ pihak yang berhutang ke pihak lain, user melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi pada tahapan ini adalah:

  1. Pilih tipe guna untuk memilih tipe debitur yang akan diinput data nya, meliputi : Badan Hukum dan Perorangan;

  2. Input email hanya untuk debitur bertipe Badan Hukum;

  3. Input NPWP (Tipe Badan Hukum) , Input NIK ( Tipe Perorangan) ;

  4. Klik cek NPWP (Tipe Badan Hukum), Input NIK (Tipe Perorangan);

  5. Inputan untuk badan hukum :

    • Nama

    • Alamat

    • No Telp

    • Akta pendirian

    • Tanggal akta pendirian

    • Berkedudukan

  6. Inputan untuk perorangan :

    • Input nama

    • Tempat

    • Tanggal lahir

  7. Klik Simpan

  8. Klik unggah;

Informasi: Untuk data NPWP yang ditampilkan pada aplikasi adalah data NPWP yang sudah terintegrasi dengan Direktorat Jenderal Pajak. Informasi : Untuk data kependudukan yang ditampilkan pada aplikasi adalah data kependudukan yang sudah terintegrasi dengan Dukcapil Kemendagri.

Klik jenis file Akta pendirian Debitur;

Klik pilih file;

Klik unggah.

Klik jenis file NPWP debitur;

Klik pilih file;

Klik unggah.

C. Form Pihak Kedua (Kreditur)

Pada tampilan Pihak Kedua (Kreditur)/ penyedia kredit, user melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi pada tahapan ini adalah:

  1. Pilih tipe;

  2. Input kode kantor yang terdaftar di aplikasi mitra;

  3. Klik cek kode;

  4. Apabila kode sesuai maka data akan muncul seperti nama, email, NPWP;

  5. Klik simpan.

Klik pilih file untuk mengupload jenis file akta pendirian kreditur;

Klik lihat untuk lihat preview;

Klik tutup.

Pilih jenis file untuk mengupload file NPWP Kreditur;

Klik lihat untuk lihat preview;

Klik tutup.

D. Saksi-Saksi

Pada tampilan saksi-saksi, user melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi user pada tahapan ini adalah:

  1. Input NIK;

  2. Klik cek NIK lalu akan muncul nama , tempat lahir dan tanggal lahir;

  3. Klik simpan;

  4. Klik unggah;

  5. Klik lihat file.

Informasi: Untuk data kependudukan yang ditampilkan pada aplikasi adalah data kependudukan yang sudah terintegrasi dengan Dukcapil Kemendagri.

Klik file;

Klik pilih file;

Klik unggah;

Klik tutup.

E. Pihak Persetujuan

Pada tampilan Pihak Persetujuan, user melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi user pada tahapan ini adalah:

  1. Pilih pihak persetujuan jika ada maka mengisi data NIK;

  2. Pilih tipe pihak meliputi WNI dan WNA;

  3. Klik cek NIK maka akan muncul data sesuai ktp;

  4. Klik simpan;

  5. Klik unggah;

Informasi: Untuk data kependudukan yang ditampilkan pada aplikasi adalah data kependudukan yang sudah terintegrasi dengan Dukcapil Kemendagri.

Klik file;

Klik unggah;

Klik tutup.

F. Sertipikat

Pada tampilan Sertipikat, user melengkapi beberapa isian form untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa item yang harus diisi user pada tahapan ini adalah:

  1. Pilih Provinsi;

  2. Pilih Kabupaten/kota;

  3. Pilih Kecamatan;

  4. Pilih Desa;

  5. Pilih tipe hak;

  6. Input nomor hak;

  7. Pilih mata uang;

  8. Input nilai parsial (apabila tidak ada tidak perlu diisi) ;

  9. Klik cek sertipikat;

  10. Nilai parsial adalah harga satuan per bidang yang telah di survei oleh kreditur dengan jumlah bidang lebih dari satu bidang tanah dengan nilai kurs yang berbeda, nilai total hak tanggungan yang di ajukan oleh debitur (jumlah total nilai parsial harus sama dengan nilai total pada akta hak tanggungan form A. Akta);

  11. Perhitungan hak tanggungan penuh adalah nilai satu bidang atau lebih dari satu bidang namun dalam kurs yang sama (satu blok) untuk nilai parsial tidak perlu di inputkan per satuan bidang, perhitungan akan mengambil dari nilai akta hak tanggungan (A. Akta).

Klik simpan

Klik pilih file

Klik sertipikat;

Klik pilih file;

Klik unggah.

G. Upload Dokumen

User mengunggah beberapa file untuk kelengkapan berkas “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Beberapa file yang harus di upload user pada tahapan ini adalah:

  1. Pilih surat kuasa memasang hak tanggungan;

  2. Pilih surat perjanjian kredit;

  3. Pilih fotocopy pajak bumi dan bangunan;

  4. Klik pilih file;

  5. Klik selanjutnya.

Klik pilih file;

Klik unggah.

H. Pratinjau Akta

Pada tampilan pratinjau “Akta Pemberian Hak Tanggungan”, memuat beberapa informasi seperti di bawah ini:

  1. Informasi tipe akta;

  2. Para pihak;

  3. Sertipikat;

  4. File upload;

  5. Dokumen akta.

Klik pilih file;

Klik unggah

Klik button pernyataan;

Klik simpan.

I. Surat Pengantar

  1. Download Surat Pengantar Akta;

Catatan: Setelah Surat Pengantar Akta di download kemudian di Tanda Tangan oleh PPAT kemudian di scan berformat pdf;

  1. Pilih file Surat Pengantar Akta.

Klik Unggah

Surat Pengantar Akta berhasil di unggah, dapat di klik tombol lihat untuk melihat Kembali hasil SPA yang diunggah;

Klik selesai.

Pembuatan Berkas Hak Tanggungan Online Oleh Bank/Jasa Keuangan

Login User Bank/Jasa Keuangan

Pembuatan berkas Hak Tanggungan Online dilakukan dari aplikasi https://htel.atrbpn.go.id oleh user OPERATOR yang terdaftar sebagai Bank/Jasa Keuangan. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

• Klik menu Pelayanan (nomor 1)

• Klik Login (nomor 2)

• Input nama pengguna (Jasa Keuangan) (nomor 3)

• Input kata sandi (nomor 4)

• Ceklis tetap login (nomor 5)

• Klik login (nomor 6)

Pada menu ini user dapat memilih Layanan Pertanahan Elektronik yang akan di daftarkan. Jenis layanan pertanahan yang disediakan adalah Hak Tanggungan, Roya, Cessie, Subrogasi, Perbaikan data HT dan Tutup Berkas.

Hak Tanggungan

Pembuatan berkas “Hak Tanggungan” , untuk user yang dapat mengakses dari aplikasi https://htel.atrbpn.go.id adalah yang memiliki role OPERATOR, user login ke aplikasi Layanan pertanahan elektronik kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini :

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

• Klik Pelayanan (nomor 1)

• Klik “Hak Tanggungan” (nomor 2)

• Pilih Kantor wilayah (nomor 3)

• Pilih Kantor pertanahan (nomor 4)

• Input nomor berkas (Jika sebelumnya sudah pernah membuat berkas Hak Tanggungan)

• Input tahun berkas (Jika sebelumnya sudah pernah membuat berkas Hak Tanggungan)

• Klik berkas baru. (nomor 5)

• Maka muncul pop up konfirmasi klik proses (nomor 4)

• Maka muncul pop up konfirmasi yang menampilkan nomor dan tahun berkas klik proses (nomor 5)

Melengkapi Entrian

Pada menu entri user menginputkan beberapa isian form untuk kelengkapan berkas Hak Tanggungan, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

• Pilih PPAT (nomor 1)

• Input nomor akta (nomor 2)

• Input kode akta (nomor 3)

• Klik cari akta (nomor 4)

• Klik simpan akta apabila pada preview data nya sudah sesuai (nomor 5)

• Hasil informasi akta (nomor 6)

• Akta (nomor 7)

• Para pihak (nomor 8)

• Sertipikat (nomor 9)

• Klik menggungah formulir permohonan.

Upload Dokumen

Pada menu upload dokumen user memilih beberapa file pdf untuk kelengkapan berkas hak tanggungan, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:

• Klik unggah file pdf formulir permohonan (nomor 1)

• Klik unggah file pdf dokumen lainnya (nomor 2)

• Klik lanjut untuk proses selanjutnya (nomor 3)

• Contoh upload file formulir permohonan (nomor 4)

• Klik menu menggunggah (nomor 5)

• Contoh upload dokumen lainnya (nomor 6)

• Klik mengunggah (nomor 7)

Konfirmasi Berkas

Untuk melanjutkan berkas, user harus melakukan konfirmasi data yang sebelumnya di inputkan. Kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

• Info detail daftar debitur (nomor 1)

• Info detail sertipikat yang ditanggungkan (nomor 2)

• Info detail akta hak tanggungan (nomor 3)

• Info detail dokumen yang diunggah PPAT (nomor 4)

• Info detail dokumen yang diunggah kreditur (nomor 5)

• Klik button pernyataan kesesuaian data (nomor 6)

• Klik lanjut (nomor 7)

Surat Perintah Setor

Surat Perintah Setor memuat informasi nama lengkap, kode billing pembayaran, daftar biaya serta cara pembayarannya. Agar memudahkan user dalam melakukan pembayaran, kemudian akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

• Klik tombol lanjut (nomor 1)

• Catatan, apabila kode billing melewati batas waktu yang ditentukan oleh sistem yaitu dalam waktu 3 hari, maka berkas tidak dapat di jalankan dan harus di daftarkan kembali;

• Surat Perintah Setor akan otomatis di kirim ke alamat email terdaftar.

Surat Pembayaran

Status pembayaran memuat informasi tentang Nomor NTPN, Tanggal Pembayaran, Jumlah Pembayaran, Nama Wajib Bayar, Kode Billing, Tanggal Kode Billing, Kadaluarsa Kode Billing, tampilan seperti dibawah ini:

• Klik lanjutkan (nomor 1)

Pemeriksaan Berkas Oleh Pelaksana Kantor Pertanahan

Login User Pelaksana Kantor Pertanahan

Monitoring berkas hak tanggungan dilakukan dari aplikasi https://htel-pelaksana.atrbpn.go.id oleh user yang terdaftar sebagai pelaksana. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Input nama pengguna sesuai dengan user kkp;

  2. Input kata sandi;

  3. Klik login.

Pilih kantor;

Klik sign in.

Pada menu ini user dapat memilih menu Monitoring berkas yang meliputi pemeriksaan berkas, persetujuan penangguhan, berhasil proses, gagal proses dan gagal sign.

  1. Klik menu monitoring HT;

  2. Klik submenu pemeriksaan berkas;

  3. Input nomor berkas;

  4. Input tahun berkas;

  5. Pilih status berkas;

  6. Klik cari berkas;

  7. Tampilan informasi berkas yang sudah dibayar oleh pihak bank, klik cek.

Informasi Berkas;

Informasi Akta Hak tanggungan.

Sertipikat yang ditangguhkan;

Dokumen yang diunggah PPAT.

Dokumen yang diunggah Kreditur;

Dokumen produk berkas;

Status pembayaran;

Draft sertifikat hak tanggungan.

Catatan: Jika berkas hak tanggungan tersebut tidak ada penangguhan maka berkas hak tanggungan akan otomatis terbit pada hari ke-7.

Persetujuan Penangguhan

Persetujuan penangguhan digunakan untuk menangguhkan atau menolak berkas hak tanggungan yang akan di terbitkan karena ada kesalahan input,kesalahan upload berkas, berkas permohonan hak tanggungan sedang dalam proses sita dan atau blokir, dan keadaan darurat di luar kendali manusia (force majeure).

Persetujuan penangguhan berkas hak tanggungan dilakukan dari aplikasi https://htel-pelaksana.atrbpn.go.id oleh user yang terdaftar sebagai pelaksana. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pelaksana login menggunakan user KKP,setelah login Klik pemeriksaaan berkas;

  2. Pilih Bank/Jasa Keuangan;

  3. Pilih PPAT;

  4. Input tahun berkas;

  5. Klik cari berkas;

  6. Tampilan berkas, klik cek.

Tolak input akta (menolak semua inputan yang dilakukan oleh PPAT / menolak APHT termasuk bila terdapat perubahan data Nama Debitur tidak sesuai dengan inputan);

Tolak file akta (akan menolak upload file akta yang dilakukan oleh PPAT), sebagai contoh tolak file akta dilakukan oleh pelaksana.

Keterangan dokumen tolak di isi dengan alasan kenapa berkas tersebut di tolak, contoh “file akta tidak terbaca, mohon di upload ulang dengn kualitas file yang memadai”;

Klik simpan.

Catatan: berkas yang di tolak selanjutnya beralik ke persetujuan penangguhan, yang harus disetujui oleh pejabat yang bersangkutan dalam pelaksanaan hak tanggungan.

Klik persetujuan penangguhan;

Pilih Bank/Jasa Keuangan;

Pilih PPAT;

Input nomor berkas yang telah ditolak oleh pelaksana;

Input tahun berkas;

Klik cari berkas;

Tampilan berkas, klik cek.

Scroll ke bawah pada tampilan berkas, kemudian klik tangguhkan berkas oleh Kepala Sub Seksi Pendaftaran Hak / Kepala Seksi Hubungan Hukum Pertanahan / Kepala Kantor. Maka otomatis berkas tersebut akan berubah statusnya menjadi ditangguhkan.

Catatan : Apabila penolakannya terjadi pada inputan PPAT maka AKTA akan di kembalikan pada PPAT untuk diperbaiki. Silahkan cek tombol informasi pada AKTA yang ditolak untuk mengetahui informasi penolakan yang harus diperbaiki. Apabila penolakannya terjadi pada inputan pihak Bank, Silahkan pihak bank mencari Kembali berkasnya lalu di klik dan perbaiki penolakannya.

Perbaikan data yang ditangguhkan hanya berlaku 5 hari setelah pembayaran, apabila sudah melebihi batas waktu namun belum di perbaiki maka berkas akan tertutup.

Perbaikan Data HT Oleh Pelaksana

Perbaikan data Hak Tanggungan adalah aplikasi yang ditujukan bilamana terjadi ketidaksesuaian data fisik dengan data digital contoh kasus seperti nilai hak tanggungan berbeda, Nama bank yang terdaftar berbeda dan lain-lain.

Untuk monitoring berkas “Perbaikan Data” pelaksana dapat mengakses dari aplikasi https://htel-pelaksana.atrbpn.go.id oleh user yang terdaftar sebagai pelaksana. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pelaksana login menggunakan user KKP,setelah login klik perbaikan data HT;

  2. Klik Pelaksana;

  3. Input tahun berkas;

  4. Klik cari berkas;

  5. Tampilan berkas, klik cek.

Tampilan uraian perbaikan

File dokumen permohonan termasuk file uraian permohonan dan surat permohonan perbaikan

Tampilan buku tanah sebelum di lakukan perbaikan data pada isian benda lain

Tampilan buku tanah sesudah di lakukan perbaikan data pada isian benda lain, yang dapat dilakukan perbaikan data pada hak tanggungan yaitu:

• Peringkat;

• Nomor Akta;

• Tanggal Akta;

• Penunjuk;

• Nilai Hak Tanggungan;

• Jenis dan nomor hak;

• Benda lain.

Klik simpan.

Informasi data berhasil disimpan;

Klik ok.

Klik sertipikat, lihat kembali tampilan draft sertipikat yang muncul;

Klik kirim ke penandatangan.

Penandatanganan

Penandatangan pada perbaikan data hak tanggungan dilakukan untuk menyetujui berkas perbabaikan hak tanggungan yang dilakukan oleh pejabat yang berwenang menandatangani sertipikat hak tanggungan. Untuk penandatanganan berkas “Perbaikan Data HT” pelaksana dan pejabat yang ditunjuk dapat mengakses dari aplikasi https://htel-pelaksana.atrbpn.go.id oleh user yang telah terdaftar. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:

  1. Pejabat login menggunakan user KKP,setelah login klik penandatangan;

  2. Input tahun berkas;

  3. Klik cari berkas;

  4. Tampilan berkas, klik cek.

Tampilan buku tanah setelah dilakukan perbaikan oleh pelaksana pada deskripsi benda lain;

Klik lihat draft

Tampilan draft sertipikat hak tanggungan setelah dilakukan perbaikan oleh pelaksana;

Klik tandangani setelah semua draft dibaca dengan teliti dan benar.

Konfirmasi penandatangan berisikan nama pejabat yang ditunjuk untuk menandatangani sertipikat hak tanggungan, NIP dan Jabatan;

Input phassphrase sesuai dengan tanda tangan elektronik/sertipikat elektronik yang telah di miliki;

Klik proses.

Informasi sertipikat berhasil dibuat;

Klik ok.

Klik cek kembali berkas yang telah di tandatangani, karena pada posisi masih tercatat membuat dokumen.

Tampilan buku tanah setelah di tandatangan.

Klik sertipikat;

Klik selesai.

Pencetakan Dokumen Hak Tanggungan dan Sertipikat

Pencetakan sertipikat dan dokumen hak tanggungan memuat informasi sebagai berikut: